The leading textbook in Artificial Intelligence. Used in over 1000 universities in 91 countries (over 90% market share) and the 85th most cited publication on Citeseer.
Rikval Fachruri
Berbagi Bersama Itu Indah
A branch of computer science that studies how to endow computers with capabilities of human intelligence. For example, speech recognition is a problem being worked on by AI scientists.
Sejarah RT/RW NeT
Istilah RT/RW-net
Istilah RT/RW-net pertama kali digunakan sekitar tahun 1996-an oleh para mahasiswa di Universitas Muhammadyah Malang (w:UMM), seperti Nasar, Muji yang menyambungkan kos-kos-an mereka ke kampus w:UMM yang tersambung ke jaringan AI3 Indonesia melalui GlobalNet di Malang dengan gateway Internet di ITB. Sambungan antara RT/RW-net di kos-kosan ke w:UMM dilakukan menggunakan walkie talkie di VHF band 2 meter pada kecepatan 1200bps.
Diutarakan oleh Bino, waktu itu masih di GlobalNet, secara bercanda para mahasiswa Malang ini menamakan jaringan mereka RT/RW-net karena memang di sambungkan ke beberapa rumah di sekitar kos-kosan mereka.
Implementasi RT/RW-net
Implementasi yang serius dari RT/RW-net dilakukan pertama kali oleh Michael Sunggiardi di perumahannya di Bogor sekitar tahun 2000-an. Banyak kisah sedih yang diceritakan oleh Michael Sunggiardi karena sulitnya mencari pelanggan di awal 2-3 tahun operasi RT/RW-net-nya. Sebagian besar tetangga beliau pada saat itu tidak merasa butuh akses Internet 24 jam dari rumahnya.
RT/RW-net Michael Sunggiardi sempat menjadi feature di acara e-lifestyle MetroTV.
Michael Sunggiardi banyak menggunakan kabel LAN untuk menyambungkan antar rumah. Karena lebih reliable dan lebih murah di bandingkan dengan menggunakan radio / wireless LAN.
RT/RW-net di INDOWLI
Di tahun 2005-2006, setelah frekuensi 2.4GHz di bebaskan. Tampaknya RT/RW-net menjadi sangat booming, hal ini dapat di monitor dari dekat dari berbagai diskusi yang terjadi di mailing list indowli@yahoogroups.com, banyak sekali permohonan akses RT/RW-net yang dilayangkan ke mailing list indowli@yahoogroups.com.
Dengan teknologi RT/RW-net sangat mungkin sebuah rumah untuk memperoleh akses Internet 24 jam dengna biaya relatif murah. Di tahun 2006, rata-rata biaya langganan RT/RW-net sekitar Rp. 250-350.000 / bulan untuk akses Internet 24 jam. Berita yang menarik terjadi di Bandung, beberapa kos-kosan juga mengembangkan kos-kos-an Net di bawah RT/RW-net dan menarik sekitar Rp. 50.000 / bulan untuk setiap anak kos yang mengakses Internet 24 jam. Dengan cara ini Internet menjadi sangat terjangkau untuk para mahasiswa.
2 Responses to “Sejarah RT/RW NeT”
Leave a Reply
Saya hanyalah orang biasa yang ingin mencari sesuatu yang sebenar – benarnya. Kelahiran Banjarmasin, 23 Agustus 1987 dengan selamat, bernama lengkap Rikval Fachruri dengan panggilan waktu kecil iPhaL, nama dikeluarga iyie dan teman2 sebaya biasa memanggil RikvaL.
Saat ini tinggal di kota yang dulunya sangat sejuk dan menurut saya sekarang sedikit berkurang, yaitu kota Malang. Masih tercatat sebagai mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang Jurusan Teknik Infotmatika semester akhir dan telah membangun usaha dibidang IT khususnya web developer dan web hosting dengan nama Media Inovatif (http://mediainovatif.com).
Semoga saja semua perjuangan yang belum berakhir salah satunya kuliah saya yang belum selesai akan segera diselesaikan dan usaha sayapun berjalan lancar. Amiin Ya Rabbal”alamiin.



Salm knl…
Apa garang nih kisahnya?
#Zian X-Fly
Sama2…
Itu hanya sejarahnya RT/RW net pertama kali di Indonesia…